Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh...
Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh...
Awali segalanya dengan niat tulus,,,
Awali segalanya dengan niat tulus,,,
Minggu, 24 April 2011
Jumat, 22 April 2011
Satu Tanya Untuk Satu Rasa
Dimanakah kasih bermuara?
Kemana jiwa menyapa?
Pada apa keyakinan meraba?
Tuhan,,, beri jawab pasti, tapi aku tidak siap mendengar
Labilkah aku?
Bodoh?
Apatis?
Naif?
Entahlah, sekali lagi,,,
Aku tidak pernah siap untuk mendengar jawabnya
Hujan ini menumpahkan bara
Petir semakin berirama
Tetap saja membuncah tanya
Seperti apa nada yang kau cipta
Satu pintaku Tuhan,,,, ampuni aku untuk rasa ini
**Bekasi, 22 april 2011
read more "Satu Tanya Untuk Satu Rasa"
Kemana jiwa menyapa?
Pada apa keyakinan meraba?
Tuhan,,, beri jawab pasti, tapi aku tidak siap mendengar
Labilkah aku?
Bodoh?
Apatis?
Naif?
Entahlah, sekali lagi,,,
Aku tidak pernah siap untuk mendengar jawabnya
Hujan ini menumpahkan bara
Petir semakin berirama
Tetap saja membuncah tanya
Seperti apa nada yang kau cipta
Satu pintaku Tuhan,,,, ampuni aku untuk rasa ini
**Bekasi, 22 april 2011
Jumat, 08 April 2011
Belum ada judul
Aku dan keluargaku berkunjung ke rumahmu
Kamu dan keluargamu menyambut dengan haru
Anakku dengan membawa buku,
Mengajak anakmu belajar bersama
Mewarnai gambar yang sama
Tiba saat Maghrib, kita sholat berjamaah bersama
Mendoa untuk tujuan yang sama
Berharap pada Tuhan yang sama
Alangkah indahnya, betapa manisnya
Ketika kita bisa saling memahami...
Betapapun dulu aku pernah mencinta
Betapapun dulu cinta itu tersakiti
Terkoyak, terenggut, tercabik-cabik
Dan dengan singkat saja terlepas
Pernahkah kau rasa?
Adakah kau tahu?
Tapi sudahlah,,,
Kalaupun kini cinta itu bersisa
Mungkin bukan cinta nyata
Tapi cinta yang mencintai cinta
Seperti angin, terasa namun tak teraba
Seperti dalamnya samudra, terukur namun tak terjamah
Sabtu, 02 April 2011
Rumah Diatas Bukit
Aku ingin ada disana, suatu saat nanti
ketika hanya ada aku dan kamu
Ada sebatang sungai membelah sawah,
burung merdu menyuarakan nyanyian damai
Hamparan padi yang merata warna
sesekali terdengar lenguhan sapi
Aku ingin ada disana, suatu saat nanti
Ketika hanya ada aku dan kamu, juga anak-anak kita
Mungkin saat itu kita sudah renta,
ketika tangan kekarmu tak lagi gagah menjangkauku
Pundakmu tak lagi sanggup menopang tubuhku
Matamu tak lagi awas menatap parasku
Begitu juga halnya aku......
Tapi aku ingin tetap ada disini, didadamu yang damai
dalam kasih sayangmu yang tulus
Itu harapanku, karena aku tahu
tak ada satu orangpun yang sanggup mencintaiku
Seperti cinta yang kau berikan padaku
Aku ingin ada disana suatu saat nanti
Ketika hanya ada aku dan kamu
Anak-anak kita mungkin mulai beranjak dewasa
Ah, padahal baru kemarin saja rasanya,
Ketika mereka sering bangun ditengah malam karena haus
Atau menangis karena mencari perhatian kita
Juga ketika mereka kerap bertengkar
Semata karena mereka saling menyayangi
Anak-anak yang kadang sering membuat kita berselisih paham
Aku ingin mereka seperti ini, sementara kamu ingin yang lain
Kamu selalu ingin menjadikan mereka anak-anak yang kuat
Yang selalu kuat dalam keadaan apapun
Aku bisa mengerti maksudmu,
Semua hanya karena kita menyayangi mereka
Ah, tapi sudahlah.....
Aku jadi penasaran seperti apa mereka nantinya
Aku ingin ada disana suatu saat nanti,
Ketika hanya ada aku dan kamu
Merenda tawa, menggelar cita.....
Hari ini kita masih seperti ini, dan nanti akan menua.....
Namun, Aku ingin ada disana suatu saat nanti
Di Rumah Diatas Bukit, ketika hanya ada aku dan kamu.....
"Dedicate to My husband", terima kasih untuk semuanya....
read more "Rumah Diatas Bukit"
ketika hanya ada aku dan kamu
Ada sebatang sungai membelah sawah,
burung merdu menyuarakan nyanyian damai
Hamparan padi yang merata warna
sesekali terdengar lenguhan sapi
Aku ingin ada disana, suatu saat nanti
Ketika hanya ada aku dan kamu, juga anak-anak kita
Mungkin saat itu kita sudah renta,
ketika tangan kekarmu tak lagi gagah menjangkauku
Pundakmu tak lagi sanggup menopang tubuhku
Matamu tak lagi awas menatap parasku
Begitu juga halnya aku......
Tapi aku ingin tetap ada disini, didadamu yang damai
dalam kasih sayangmu yang tulus
Itu harapanku, karena aku tahu
tak ada satu orangpun yang sanggup mencintaiku
Seperti cinta yang kau berikan padaku
Aku ingin ada disana suatu saat nanti
Ketika hanya ada aku dan kamu
Anak-anak kita mungkin mulai beranjak dewasa
Ah, padahal baru kemarin saja rasanya,
Ketika mereka sering bangun ditengah malam karena haus
Atau menangis karena mencari perhatian kita
Juga ketika mereka kerap bertengkar
Semata karena mereka saling menyayangi
Anak-anak yang kadang sering membuat kita berselisih paham
Aku ingin mereka seperti ini, sementara kamu ingin yang lain
Kamu selalu ingin menjadikan mereka anak-anak yang kuat
Yang selalu kuat dalam keadaan apapun
Aku bisa mengerti maksudmu,
Semua hanya karena kita menyayangi mereka
Ah, tapi sudahlah.....
Aku jadi penasaran seperti apa mereka nantinya
Aku ingin ada disana suatu saat nanti,
Ketika hanya ada aku dan kamu
Merenda tawa, menggelar cita.....
Hari ini kita masih seperti ini, dan nanti akan menua.....
Namun, Aku ingin ada disana suatu saat nanti
Di Rumah Diatas Bukit, ketika hanya ada aku dan kamu.....
"Dedicate to My husband", terima kasih untuk semuanya....
Langganan:
Postingan (Atom)